Karang Taruna Jateng Gelar Rakor di Selo Boyolali, Resmikan BUMKT untuk Wadah Produk Lokal
BOYOLALI – Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat provinsi yang berlangsung khidmat di kawasan Selo, Boyolali. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dari berbagai daerah di Jawa Tengah guna memperkuat sinergi dan kolaborasi organisasi.
Hadir langsung dalam acara tersebut, Wakil Ketua Karang Taruna Jawa Tengah sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bapak Ribut Budi Santoso. Kehadiran beliau menegaskan komitmen dan dukungan penuh, baik dari lini organisasi maupun legislatif, terhadap program-program pemberdayaan pemuda di Jawa Tengah.

Terobosan Baru: Inisiasi BUMKT Jawa Tengah
Salah satu agenda krusial yang menjadi sorotan dalam rakor kali ini adalah kesepakatan untuk menginisiasi pembentukan Badan Usaha Milik Karang Taruna (BUMKT) Jawa Tengah.
BUMKT ini dirancang sebagai Unit Teknis Karang Taruna (UTKT) yang berfungsi sebagai wadah integrasi ekonomi kreatif pemuda. Melalui lembaga usaha ini, seluruh produk unggulan hasil karya kader Karang Taruna dari tingkat Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah akan dihimpun untuk kemudian dipasarkan secara kolektif dan profesional.
“BUMKT ini akan menjadi motor penggerak ekonomi kader. Melalui jaringan Karang Taruna Jawa Tengah, produk-produk lokal dari Kabupaten/Kota akan dipasarkan bersama-sama secara lebih luas dan terintegrasi,” ujar perwakilan pengurus dalam rapat tersebut
Perkuat Kemandirian Ekonomi Pemuda
Dengan adanya BUMKT, Karang Taruna Jawa Tengah tidak hanya sekadar menjadi organisasi sosial, tetapi juga menjelma sebagai inkubator bisnis yang mampu mendorong kemandirian ekonomi pemuda di daerah.
Melalui sistem pemasaran bersama (kolektif) yang dikoordinasikan oleh Karang Taruna Provinsi, diharapkan produk-produk lokal Boyolali dan daerah Jateng lainnya dapat bersaing di pasar yang lebih luas, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Kegiatan rakor berjalan dengan lancar dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh pengurus Kabupaten/Kota untuk segera melakukan pendataan produk-produk potensial yang siap masuk ke dalam ekosistem BUMKT Jawa Tengah.
