Berkompetisi ketat, akhirnya Orin Kembali Wakili Jawa Tengah di Ajang Nasional Putera Puteri Kebudayaan Cilik Indonesia 2026

0
Orinda Faiha Maheswari atau yang akrab disapa Orin. Siswi kelas VII SMP Negeri 2 Surakarta ini kembali dipercaya mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam ajang Putera Puteri Kebudayaan Cilik Indonesia 2026

Orinda Faiha Maheswari atau yang akrab disapa Orin. Siswi kelas VII SMP Negeri 2 Surakarta ini kembali dipercaya mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam ajang Putera Puteri Kebudayaan Cilik Indonesia 2026

idnews.id/Surakarta, Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Orinda Faiha Maheswari atau yang akrab disapa Orin. Siswi kelas VII SMP Negeri 2 Surakarta ini kembali dipercaya mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam ajang Putera Puteri Kebudayaan Cilik Indonesia 2026 yang akan diselenggarakan pada 29–30 Juni 2026 di Hotel Alana Yogyakarta & Convention Center.

Ajang berskala nasional tersebut akan diikuti oleh sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. Dalam kompetisi ini, para peserta tidak hanya dituntut memiliki penampilan yang baik, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap budaya daerah yang mereka wakili.

Orin yang lahir di Boyolali pada 14 Juli 2013 ini dikenal aktif di dunia modeling serta berbagai kegiatan organisasi sekolah. Di usianya yang baru menginjak 12 tahun, ia telah mengoleksi sejumlah prestasi membanggakan, baik di tingkat internasional, nasional, maupun provinsi.

Di tingkat internasional, Orin berhasil meraih Juara IMM Asia Award Singapore. Sementara di tingkat nasional, ia menyandang gelar Runner Up Puteri Kebaya Cilik Indonesia 2025. Adapun di tingkat provinsi, Orin meraih Runner Up Puteri Kebaya Cilik Jawa Tengah 2025 dan dinobatkan sebagai Puteri Kebudayaan Cilik Jawa Tengah 2026.

Mengusung advokasi budaya, Orin memiliki misi untuk mengenalkan sekaligus mengajak generasi muda mencintai dan melestarikan budaya Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan membiasakan penggunaan kebaya dan batik dalam aktivitas sehari-hari serta memadupadankannya dengan gaya berpakaian modern yang tetap berakar pada budaya bangsa.

“Budaya adalah identitas bangsa yang harus terus dijaga. Saya ingin mengajak teman-teman sebaya untuk bangga memakai kebaya dan batik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Orin.

Putri pasangan Eko Budi Prasojo dan Dian Kurnia Sari ini dikenal memiliki karakter kalem dan pendiam. Namun di balik sikapnya yang tenang, tersimpan semangat besar dan tekad kuat untuk terus berkembang serta meraih prestasi.

Menjelang pelaksanaan kompetisi nasional, Orin terus melakukan berbagai persiapan intensif, mulai dari pemantapan catwalk, pengembangan bakat dan talenta, hingga peningkatan kemampuan public speaking guna memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri.

Dukungan dari keluarga, sekolah, serta masyarakat Jawa Tengah menjadi motivasi tersendiri bagi Orin untuk tampil maksimal dan membawa nama baik daerahnya di tingkat nasional.

Melalui ajang Putera Puteri Kebudayaan Cilik Indonesia 2026, Orin berharap dapat menjadi duta budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Jawa Tengah kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Dengan semangat pelestarian budaya dan prestasi yang telah diraih, Orin optimistis dapat memberikan yang terbaik. (redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *