Saba Aura Firdaus Tampilkan Batik Trendi Motif Tugu Kartonyono di Lomba Fashion Show di Luwes Kestalan Solo
idnews.id Solo – Puluhan peserta anak-anak mengikuti Lomba Fashion Show bertema “Batik Trendi” yang diselenggarakan melalui kerja sama Luwes Kestalan dan Esaje Sikop Community. Acara yang berlangsung meriah tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni Kategori A dan Kategori B, serta dipandu oleh MC Aisha Gunawan.

Salah satu peserta yang menarik perhatian juri dan pengunjung adalah Saba Aura Firdaus (11), peserta Kategori B. Saba merupakan putri ketiga pasangan Yuliana dan Bambang Margono, yang berasal dari Johosari, Sukoharjo.
Dalam penampilannya, Saba mengenakan busana bertema batik kasual trendi yang didesain langsung oleh sang ibu. Busana tersebut mengangkat motif Tugu Kartonyono, salah satu motif batik unggulan yang terinspirasi dari ikon Kabupaten Ngawi dan menjadi bagian dari produk UMKM daerah setempat.
Yuliana menjelaskan bahwa keikutsertaan putrinya dalam ajang fashion show bukan semata-mata untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter.

“Kami ingin Saba memiliki rasa percaya diri yang tinggi, mampu bersosialisasi dengan lingkungan yang lebih luas, serta mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi perkembangan dirinya,” ujar Yuliana.
Lebih lanjut, Yuliana berharap pengalaman mengikuti berbagai kompetisi dapat menjadi bekal bagi putrinya untuk meraih cita-cita sebagai model profesional di masa depan.
“Harapan kami, Saba dapat tumbuh menjadi model profesional yang tidak hanya memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga kepribadian yang baik, rendah hati, serta memiliki jiwa kompetitif yang sehat,” tambahnya.
Selain mendukung putrinya, Yuliana juga aktif di bidang industri kreatif fesyen melalui brand Saba Collection dan Yuliana Collection. Kedua brand tersebut memproduksi berbagai jenis busana untuk anak-anak hingga remaja dengan mengedepankan kreativitas desain dan sentuhan budaya lokal.
Melalui ajang Lomba Fashion Show Batik Trendi ini, para peserta tidak hanya berkompetisi menampilkan busana terbaik, tetapi juga turut melestarikan warisan budaya Indonesia melalui kreasi batik yang modern, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.