Mahasiswa UIN Surakarta Ikuti Workshop Leadership dan penguatan Nilai-Nilai Pancasila

0
IMG_80572-1776051991_ccd4a7773de9cd7fceca

Idnews.id. Surakarta — Workshop bertema kepemimpinan (leadership) dan penguatan nilai-nilai Pancasila digelar di UIN Surakarta pada hari Senin, (13/4/2026)  oleh Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (SEMA FEBI) UIN Surakarta berupa Policy For Community Empowerment yang bertajuk sebuah pelatihan kepemimpinan yang akan menjadi momentum pengubah sikap mahasiswa untuk siap menghadapi masa depan nantinya.  Kegiatan ini menghadirkan Ribut Budi Santoso sebagai narasumber.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsep kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, sekaligus membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UIN Surakarta. Narasumber utama, Ribut Budi Santoso, dikenal aktif memberikan edukasi tentang kepemimpinan dan kebangsaan di berbagai forum.

Workshop diselenggarakan pada

Acara berlangsung di lingkungan kampus UIN Surakarta, dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme peserta.

Menurut panitia, workshop ini penting digelar di tengah tantangan globalisasi dan dinamika sosial saat ini. Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan leadership, tetapi juga berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar berbangsa dan bernegara.

Dalam pemaparannya, Ribut Budi Santoso menjelaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kemampuan memimpin, tetapi juga soal keteladanan, integritas, dan komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Ia juga mengajak peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Workshop berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar tantangan kepemimpinan di era digital serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.

Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mencetak pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai kebangsaan. (Sarsito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *