Depwan PDI Perjuangan Sragen bagi 1500 takjil di Alun Alun Sragen

0
Depwan PDI Perjuangan Sragen bagi 1500 takjil

Depwan PDI Perjuangan Sragen bagi 1500 takjil

IDNEWS.ID, SRAGEN — Puluhan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Sragen membagikan 1.500 paket takjil kepada pengguna Jalan Raya Sukowati di kawasan Alun-alun Sragen atau depan eks Kantor Pemda, Jumat (13/3/2026) sore.

Seribuan paket nasi boks tersebut habis dalam waktu sekitar 30 menit. Kegiatan berbagi takjil tersebut diinisiasi Departemen Wanita DPC PDIP Sragen yang dikoordinasikan Wulan Purnama Sari.Situasi di lokasi terlihat cukup ramai. Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen juga membantu mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Arus kendaraan sempat padat merayap karena banyak warga yang melintas sekaligus mencari menu berbuka puasa.

Ketua DPC PDIP Sragen Untung Wibowo Sukawati didampingi Sekretaris DPC PDIP Sragen Suyanto serta sejumlah pengurus DPC dan anggota Fraksi PDIP DPRD Sragen turut membagikan takjil kepada pengendara sepeda motor maupun mobil.

Wulan Purnama Sari yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah menjelaskan pembagian takjil tersebut merupakan bentuk kepedulian kader PDIP kepada masyarakat selama Ramadan.

“Kami dari Departemen Wanita DPC PDIP bersama sekretariat DPC dan anggota Fraksi PDIP Sragen membagikan 1.500 paket takjil. Dari jumlah itu, 500 paket berasal dari kader PDIP Sragen, Mbak Yuni [Kusdinar Untung Yuni Sukowati],” ujarnya.

Menurut Wulan, kegiatan berbagi takjil menjadi momentum untuk berbagi keberkahan Ramadan sekaligus membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Setelah kegiatan tersebut, para kader dan pengurus PDIP Sragen melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama di Kantor DPC PDIP Sragen.

Ia berharap takjil yang dibagikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. “Berbagi di bulan Ramadan diharapkan membawa keberkahan dan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan menu berbuka puasa,” katanya.

Wulan menambahkan pemilihan lokasi di Alun-alun Sragen dilakukan karena kawasan tersebut merupakan ikon kota sekaligus pusat aktivitas masyarakat. “Alun-alun menjadi lokasi strategis karena menjadi pusat aktivitas warga Sragen,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *