Relawan Jaga Lawu, buka bersama sekaligus pelucuran Film Dokumenter di RBEI

0
relawan jaga lawu luncurkan film dokumenter)

relawan jaga lawu luncurkan film dokumenter)

KARANGANYAR, – Sekitar 200 relawan, pegiat lingkungan, serta berbagai elemen masyarakat menghadiri kegiatan Buka Bersama Kawan Jaga Lawu ke-7 yang digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi gerakan masyarakat peduli Gunung Lawu.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peluncuran film dokumenter yang merekam perjalanan gerakan Jaga Lawu.

Kegiatan yang berlangsung sejak sore hari itu dihadiri relawan dari berbagai komunitas dan kelompok masyarakat yang selama ini terlibat dalam upaya menjaga kelestarian Gunung Lawu.

Pegiat Jaga Lawu, Aan Shopuanudin, mengatakan kegiatan buka bersama ini rutin diselenggarakan sebagai ruang pertemuan antar relawan sekaligus menjaga semangat perjuangan dalam mengawal isu-isu lingkungan di kawasan Gunung Lawu.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah silaturahmi dan konsolidasi. Kami ingin menjaga semangat atau endurance kawan-kawan Jaga Lawu agar tetap kuat dalam perjuangan menjaga Gunung Lawu,” ujar Aan,

Menurutnya, Gunung Lawu merupakan kawasan yang memiliki nilai ekologis, budaya, dan spiritual yang penting bagi masyarakat sekitar. Karena itu, berbagai upaya pelestarian terus dilakukan oleh para relawan bersama masyarakat.

“Harapannya Gunung Lawu bisa tetap seperti sedia kala. Tidak ada eksploitasi atau aktivitas yang bisa merusak kelestarian alam di kawasan ini,” katanya.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dengan tausiah menjelang waktu berbuka puasa. Setelah itu para peserta melaksanakan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan salat berjamaah.

Usai salat Isya, acara dilanjutkan dengan penampilan musik dari para relawan sebelum masuk ke agenda utama, yakni pemutaran sekaligus peluncuran film dokumenter Jaga Lawu.

Film dokumenter tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Rumah Budaya Estetik Indonesia dan Pabilan, yang digagas bersama oleh komunitas Jaga Lawu untuk mendokumentasikan berbagai aktivitas dan perjuangan masyarakat dalam menjaga kelestarian Gunung Lawu.

Ketua panitia kegiatan, Wahyu Sigit Binjal, mengatakan kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat jaringan relawan yang selama ini terlibat dalam gerakan Jaga Lawu.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Banyak relawan dan masyarakat yang hadir karena memiliki kepedulian yang sama terhadap kelestarian Gunung Lawu,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *